Uncategorized

Bincang Pemuda Keren Dalam Rangka Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober 2021 BEM STKIP PGRI Pacitan

Berkaitan dengan Peringatan hari Sumpah Pemuda ke-93. Menteri Pemuda dan Olahraga BEM STKIP PGRI Pacitan menggelar Bincang Pemuda Keren dengan tema “Peran Pemuda Dalam Kesehatan Mental Melalui Live IG @bem_stkip_pacitan. Kamis (28/10/2021).

Sumpah Pemuda menjadi salah satu bukti bahwa perjuangan para pemuda menjadi salah satu tonggak kemerdekaan Indonesia. Semenjak diikrarkannya sumpah pemuda pada tanggal 28 Oktober 1928 ditetapkan sebagai peringatan hari sumpah pemuda. Sumpah Pemuda sendiri merupakan hasil dari keputusan Kongres Pemuda kedua dan berhasil menjadi salah satu penyemangat ciri-ciri berdirinya bangsa Indonesia. Dilihat dari segi kesehatan, data dan informasi diperoleh melalui penyelenggaraan sistem Informasi menyatakan kesehatan yang ada di Pacitan masih belum dapat memenuhi kebutuhan data dan informasi kesehatan secara optimal. Apalagi dimasa pandemi saat ini masih banyak anak dan remaja berpotensi mengalami dampak jangka panjang dari COVID-19 terhadap kesehatan mental mereka. Diperkirakan 1 dari 7 Remaja berusia 10-19 tahun didunia yang hidup dengan diagnosis gangguan mental. Tidak terkecuali di Pacitan, masih banyak yang terdampak dari terhentinya proses belajar mengajar. Maka dari itu Menteri Pemuda dan Olahraga BEM STKIP PGRI Pacitan mengadakan event dengan tema “Peran Pemuda dalam Kesehatan Mental”

Event ini menghadirkan pemateri yang sangat luar biasa yaitu Ni Made Diyah Rinawardani, M. Psi. Beliau adalah psikolog, founder Netara Rumah Psikologi RSUD Pacitan dan juga koordinator wilayah Pacitan Himpsi Madiun Raya. Dan dimoderatori oleh Imam Khanani dari menteri pemuda dan olahraga BEM STKIP PGRI Pacitan.

Dalam Live ini memfokuskan pada kesehatan mental yang terjadi pada pemuda yang kini dapat kita rasakan dampaknya. Bu Made menjelaskan, “Gangguan mental adalah keadaan dimana seseorang mampu menyadari potensi/ketika mendapat masalah ia dapat mengatasinya. Beliau juga memaparkan ciri seseorang yang sehat mental yaitu dapat berperan aktif serta dapat mengali kemampuan pada diri sendiri. Di Pacitan masih banyak yang mengalami gangguan kesehatan mental terutama remaja”. Terang Bu Made. “Kenapa kebanyakan yang mengalami gangguan kesehatan mental adalah remaja ?” Sahut Imam Khanani selaku moderator. Karena remaja ada keinginan dalam diri untuk mandiri serta mencari teman sebaya. Selain dari diri masing-masing individu, gangguan kesehatan mental terjadi karena kesalahan dalam pola asuh yang tidak sesuai dengan remajanya. Orang yang rentan mengalami gangguan depresi/stres biasanya orang tersebut merasa sendiri atau tidak mempunyai teman untuk berbagi. Rata-rata remaja itu mengalami tekanan karena salah pergaulan dengan pola asuh dari rumah yang terjadi. “Ulas Bu Made”

“Kalau mau mencari informasi yang valid lebih baik di jurnal-jurnal penelitian jangan di Google, karena kondisi setiap orang berbeda-beda.” jelas Bu Made. Selain itu, Bu Made menekankan kepada seluruh pemuda khusunya para mahasiswa untuk meningkatkan kualitas diri dengan selalu melakukan kegiatan yang positif sehingga menghasilkan hal positif.

Pada event kali ini banyak antusias dari audiens dengan menyampaikan pertanyaan-pertanyaan mereka.”Remaja memiliki sesuatu yang cemerlang serta di gunakan dalam aktivitas-aktivitas secara maksimal. Manfaatkan wadah ini dengan baik. Kesehatan mental adalah ketika remaja mampu mengeksplor dirinya, apa yang mereka miliki, serta mampu mengambil keputusan dengan segala konsekuensinya. Semua punya kekurangan dan kelebihan, apapun yang kita miliki optimalkan.” Ucap Bu Made

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *